ARTIKEL
KECERDASAN BUATAN
(Artificial Intelegensi)
(Artificial Intelegensi)
Dosen:
Yuli Maharreta Arianti
Disusn Oleh :
Zahrah Nindisya (16117386)
Fakultas Ilmu Komputer dan Tekhnologi Informasi
Sistem Informasi
Universitas Gunadarma
2018/2019
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kecerdasan Buatan atau Intelegensi
Artifisial adalah salah satu cabang Ilmu pengetahuan
berhubungan dengan pemanfaatan mesin untuk memecahkan persoalan yang rumit dengan cara yang lebih manusiawi.
Pengertian lain dari kecerdasan buatan adalah bagian ilmu komputer yang
membuat agar mesin komputer dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang
dilakukan manusia. Pada awal diciptakannya, komputer hanya difungsikan sebagai
alat hitung saja. Namun seiring dengan perkembangan jaman, maka peran komputer
semakin mendominasi kehidupan manusia. Komputer tidak lagi hanya digunakan
sebagai alat hitung, lebih dari itu, komputer diharapkan untuk dapat
diberdayakan untuk mengerjakan segala sesuatu yang bisa dikerjakan oleh manusia.
B. Rumusan Masalah
1. Apakah pengertian kecerdasan buatan
2. Apa saja lingkup utama kecerdasan buatan
3. Bagaimana implementasi kecerdasan buatan dapat diterapkan
C. Tujuan
1. Memahami pengertian kecerdasan buatan
2. Mengetahui lingkup utama kecerdasan buatan
3. Mengetahui implementasi kecerdasan buatan
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Kecerdasan Buatan
Kecerdasan
Buatan atau Intelegensi
Artifisial adalah
salah satu cabang Ilmu pengetahuan berhubungan dengan pemanfaatan mesin untuk
memecahkan persoalan yang rumit dengan cara yang lebih manusiawi. Hal Ini
biasanya dilakukan dengan mengikuti/mencontoh karakteristik dan analogi
berpikir dari kecerdasan/Inteligensia manusia, dan menerapkannya sebagai
algoritma yang dikenal oleh komputer. Dengan suatu pendekatan yang kurang lebih
fleksibel dan efisien dapat diambil tergantung dari keperluan, yang
mempengaruhi bagaimana wujud dari perilaku kecerdasan buatan. Artificial
Intelegence biasanya dihubungkan dengan Ilmu Komputer, akan tetapi juga terkait
erat dengan bidang lain seperti Matematika, Psikologi, Pengamatan, Biologi,
Filosofi, dan yang lainnya. Kemampuan untuk mengkombinasikan pengetahuan dari
semua bidang ini pada akhirnya akan bermanfaat bagi kemajuan dalam upaya
menciptakan suatu kecerdasan buatan.
Pengertian
lain dari kecerdasan buatan adalah bagian ilmu komputer yang membuat agar mesin
komputer dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia.
Pada awal diciptakannya, komputer hanya difungsikan sebagai alat hitung saja.
Namun seiring dengan perkembangan jaman, maka peran komputer semakin
mendominasi kehidupan manusia. Komputer tidak lagi hanya digunakan sebagai alat
hitung, lebih dari itu, komputer diharapkan untuk dapat diberdayakan untuk
mengerjakan segala sesuatu yang bisa dikerjakan oleh manusia.
Manusia
bisa menjadi pandai dalam menyelesaikan segala permasalahan di dunia ini karena
manusia mempunyai pengetahuan dan pengalaman Pengetahuan diperoleh dari
belajar. Semakin banyak bekal pengetahuan yang dimiliki oleh seseorang tentu
saja diharapkan akan lebih mampu dalam menyelesaikan permasalahan. Namun bekal
pengetahuan saja tidak cukup, manusia juga diberi akal untuk melakukan penalaran,
mengambil kesimpulan berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang mereka miliki.
Tanpa memiliki kemampuan untuk menalar dengan baik, manusia dengan
segudang pengalaman dan pengetahuan tidak akan dapat menyelesaikan masalah
dengan baik. Demikian pula dengan kemampuan menalar yang sangat baik, namun
tanpa bekal pengetahuan dan pengalaman yang memadai, manusia juga tidak akan
bisa menyelesaikan masalah dengan baik.
Agar komputer bisa bertindak seperti dan sebaik manusia, maka komputer juga harus diberi bekal pengetahuan dan mempunyai kemampuan untuk menalar. Untuk itu Artificial Intelegence akan mencoba untuk memberikan beberapa metoda untuk membekali komputer dengan kedua komponen tersebut agar komputer bisa menjadi mesin pintar.
1. Dari Perspektif kecerdasan (Intelegence). AI adalah bagaimana membuat mesin yang “cerdas” dan dapat melakukan hal-hal yang sebelumnya dapat dilakukan manusia
2. Dari Perspektif Bisnis. AI adalah sekelompok alat bantu (tools) yang berdaya guna, dan metodologi yang menggunakan tool- tool tersebut guna menyelesaikan masalah – masalah bisnis.
3. Dari Perspektif Pemrograman (Programming). AI termasuk didalamnya adalah studi tentang pemrograman simbolik, pemecahan masalah, proses pencarian (search).
Umumnya program AI lebih fokus pada simbol-simbol daripada pemrosesan numerik (huruf, kata, angka untuk merepresentasikan obyek, proses dan hubungannya).
Pemecahan masalah -> pencapaian tujuan
Search -> jarang mengarah langsung ke solusi. Proses search menggunakan beberapa teknik.
Bahasa pemrograman AI :
a. LISP, dikembangkan awal tahun 1950-an, bahasa
b. Pemrograman pertama yang diasosiasikan dengan AI.
c. PROLOG, dikembangkan pada tahun 1970-an.
d. Bahasa pemrograman berorientasi obyek (Object Oriented Programming (Objective C, C++, Smalltalk, Java)
4. Dari perspektif penelitian (research). Riset tentang AI dimulai pada awal tahun 1960-an, percobaan pertama adalah membuat program permainan (game) catur, membuktikan teori, dan general problem solving (untuk tugastugas sederhana). “Artificial intelligence” adalah nama pada akar dari studi area.
Keuntungan Kecerdasan Buatan :
1. Kecerdasan buatan lebih bersifat permanen. Kecerdasan alami akan cepat mengalami perubahan. Hal ini dimungkinkan karena sifat manusia yang pelupa. Kecerdasan buatan tidak akan berubah sepanjang sistem komputer dan program tidak mengubahnya.
2. Kecerdasan buatan lebih mudah diduplikasi dan disebarkan. Mentransfer pengetahuan manusia dari satu orang ke orang lain butuh proses dan waktu lama
3. Kecerdasan buatan lebih murah dibanding dengan kecerdasan alami. Menyediakan layanan komputer akan lebih mudah dan lebih murah dibanding dengan harus mendatangkan seseorang untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan dalam jangka waktu yang sangat lama.
4. Kecerdasan buatan bersifat konsisten. Hal ini disebabkan karena kecerdasan buatan adalah bagian dari tekhnologi komputer, sedangkan kecerdasan alami senantiasa berubah-ubah.
5. Kecerdasan buatan dapat didokumentasikan. Keputusan yang dibuat komputer dapat didokumentasikan dengan mudah dengan melacak setiap aktivitas dari sistem tersebut. Kecerdasan alami sangat sulit untuk direproduksi.
6. Kecerdasan buatan dapat mengerjakan pekerjaan lebih cepat dibanding dengan kecerdasan alami
7. Kecerdasan buatan dapat mengerjakan pekerjaan lebih baik dibanding dengan kecerdasan alami
Agar komputer bisa bertindak seperti dan sebaik manusia, maka komputer juga harus diberi bekal pengetahuan dan mempunyai kemampuan untuk menalar. Untuk itu Artificial Intelegence akan mencoba untuk memberikan beberapa metoda untuk membekali komputer dengan kedua komponen tersebut agar komputer bisa menjadi mesin pintar.
1. Dari Perspektif kecerdasan (Intelegence). AI adalah bagaimana membuat mesin yang “cerdas” dan dapat melakukan hal-hal yang sebelumnya dapat dilakukan manusia
2. Dari Perspektif Bisnis. AI adalah sekelompok alat bantu (tools) yang berdaya guna, dan metodologi yang menggunakan tool- tool tersebut guna menyelesaikan masalah – masalah bisnis.
3. Dari Perspektif Pemrograman (Programming). AI termasuk didalamnya adalah studi tentang pemrograman simbolik, pemecahan masalah, proses pencarian (search).
Umumnya program AI lebih fokus pada simbol-simbol daripada pemrosesan numerik (huruf, kata, angka untuk merepresentasikan obyek, proses dan hubungannya).
Pemecahan masalah -> pencapaian tujuan
Search -> jarang mengarah langsung ke solusi. Proses search menggunakan beberapa teknik.
Bahasa pemrograman AI :
a. LISP, dikembangkan awal tahun 1950-an, bahasa
b. Pemrograman pertama yang diasosiasikan dengan AI.
c. PROLOG, dikembangkan pada tahun 1970-an.
d. Bahasa pemrograman berorientasi obyek (Object Oriented Programming (Objective C, C++, Smalltalk, Java)
4. Dari perspektif penelitian (research). Riset tentang AI dimulai pada awal tahun 1960-an, percobaan pertama adalah membuat program permainan (game) catur, membuktikan teori, dan general problem solving (untuk tugastugas sederhana). “Artificial intelligence” adalah nama pada akar dari studi area.
Keuntungan Kecerdasan Buatan :
1. Kecerdasan buatan lebih bersifat permanen. Kecerdasan alami akan cepat mengalami perubahan. Hal ini dimungkinkan karena sifat manusia yang pelupa. Kecerdasan buatan tidak akan berubah sepanjang sistem komputer dan program tidak mengubahnya.
2. Kecerdasan buatan lebih mudah diduplikasi dan disebarkan. Mentransfer pengetahuan manusia dari satu orang ke orang lain butuh proses dan waktu lama
3. Kecerdasan buatan lebih murah dibanding dengan kecerdasan alami. Menyediakan layanan komputer akan lebih mudah dan lebih murah dibanding dengan harus mendatangkan seseorang untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan dalam jangka waktu yang sangat lama.
4. Kecerdasan buatan bersifat konsisten. Hal ini disebabkan karena kecerdasan buatan adalah bagian dari tekhnologi komputer, sedangkan kecerdasan alami senantiasa berubah-ubah.
5. Kecerdasan buatan dapat didokumentasikan. Keputusan yang dibuat komputer dapat didokumentasikan dengan mudah dengan melacak setiap aktivitas dari sistem tersebut. Kecerdasan alami sangat sulit untuk direproduksi.
6. Kecerdasan buatan dapat mengerjakan pekerjaan lebih cepat dibanding dengan kecerdasan alami
7. Kecerdasan buatan dapat mengerjakan pekerjaan lebih baik dibanding dengan kecerdasan alami
B. Implementasi Kecerdasan Buatan Dapat Diterapkan Dalam Bidang :
Visualisasi komputer
Kecerdasan buatan pada bidang visualisasi komputer ini
memungkinkan sebuah sistem komputer mengenali gambar sebagai input.
Contohnya mengenali sebuah pola pada suatu gambar.
Pengenalan Suara
Kecerdasan buatan pada pengenalan suara ini dapat mengenali
suara manusia. Cara mengenali suara ini dengan mencocokannya pada acuan yang
telah diprogramkan terlebih dahulu. Contohnya perintah komputer dengan
menggunakan suara user.
Sistem Pakar
Kecerdasan buatan pada Sistem Pakar ini memungkinkan sebuah
sistem komputer memiliki cara berpikir dan penalaran seorang ahli dalam
mengambil keputusan, untuk memecahkan masalah yang ada pada saat itu. Contohnya
program komputer yang dapat mendiagnosa penyakit dengan memasukan gejala-gejala
yang dialami pasien.
Permainan
Kecerdasan buatan pada permainan ini
memungkinkan sebuah sistem komputer untuk memiliki cara berpikir manusia dalam
bermain. Contohnya permainan yang memiliki fasilitas orang melawan komputer.
Komputer sudah di program sedemikian rupa agar memiliki cara bermain seperti
seorang manusia bahkan bisa melebihi seorang manusia
Contoh Study Kasus
Aplikasi
Kecerdasan Buatan di Laboratorium Minyak Bumi
Ada banyak
jenis kecerdasan buatan, setidaknya ada lima jenis kecerdasan buatan yang
sering kita temui, yaitu : Jaringan Syaraf Buatan (Artificial Neural Networks),
Dalam industri minyak bumi AI ini dapat digunakan untuk membuat pola waktu,
misal produksi suatu sumur minyak pada waktu tertentu. Logika Fuzzy (Fuzzy
Logics), Logika ini untuk menentukan nilai diantara dua keadaan biner (1 dan
0). Logika inilah yang bisa dipakai untuk identifikasi suatu minyak bumi sama
(1) atau tidak (0) yang akan dibahas lebih lanjut. Algoritma Genetik (Genetic
Algorithms), Algoritma Genetik biasanya digunakan dibidang kedokteran, misal
untuk menganalisis DNA. Robotika (Robotics), AI ini banyak digunakan di pabrik.
Biasanya dibuat untuk melakukan kegiatan otomatisasi, misal dalam PLC
(Programmable Logic Control). Permainan Komputer (Games), AI jenis ini yang
paling disukai oleh anak-anak bahkan remaja, misal untuk memainkan game Age of
Mythology atau Counter Strike.
Dari
contoh-contoh diatas, yang akan dibahas kali ini adalah Logika Fuzzy, yaitu
untuk menentukan apakah suatu minyak bumi sama atau tidak berdasarkan hasil
analisis spektrum minyak bumi menggunakan Spektrofotometer FTIR (Fourier
Transform Infra Red) yang dilakukan di Laboratorium Molekuler LEMIGAS, Jakarta
selama bulan Januari – Februari 2006 yang lalu.
BAB
III
PENUTUP
Kesimpulan
Kecerdasan Buatan
atau Intelegensi Artificial adalah salah satu cabang Ilmu
pengetahuan berhubungan dengan pemanfaatan mesin untuk memecahkan persoalan
yang rumit dengan cara yang lebih manusiawi.
Beberapa lingkup utama kecerdasan buatan:
Beberapa lingkup utama kecerdasan buatan:
1. Aplikasi Ilmu Kogniti
2. Aplikasi Robotik
3. Natural Interface
4. Neural Network
3. Natural Interface
4. Neural Network
5. Fuzzy
Logic (logika kabur)
6. Algoritme genetis
7. Virtual Reality (VR)
8. Intelligent Agent
Sistem Pakar Adalah
sistem informasi berbasis pengetahuan yang menggunakan pengetahuannya mengenai
bidang aplikasi khusus dan kompleks untuk bertindak sebagai konsultan ahli bagi
pemakai akhir.
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR PUSTAKA
James
A. O’Brien, 2006, Pengantar Sistem
Informasi Perspektif Bisnis dan Manajerial. Jakarta: Salemba Empat


Tidak ada komentar:
Posting Komentar